Medan,SS
Dunia memang sudah mau kiamat. Seorang ayah tega menggauli putri kandungnya sendiri berkali-kali hingga hamil lima
bulan. Tragisnya lagi, perbuatan itu dilakukan terhadap anak semata wayangnya yang masih ABG. Korban digauli di bawah ancaman, hingga dirinya terpaksa menerima perlakuan amoral tersebut.
Perbuatan Sani Hardi (40), tergolong biadab dan tak patut ditiru. Pria pengangguran yang tinggal di kawasan Blok 18 Lorong Kangguru, Sicanang Belawan ini terpaksa mendekam di balik sel tahanan setelah diringkus petugas Polsekta Belawan, Jumat (18/4) siang dari kediamannya.
Dalam pemeriksaan sementara, orang tua bejad tersebut nekad memperkosa dan menggauli anak semata wayangnya itu lantaran sudah bertahun-tahun bercerai dari sang istri. Mau melacur, dirinya merasa berat karena tak punya biaya khusus akibat status pengangguran yang disandangnya.
Bingung mencari pelampiasan nafsu, akhirnya pilihan dijatuhkan kepada Bunga-nama samaran (15), yang sejak umur sepuluh tahun sudah tinggal bersamanya.
Perbuatan cabul itu terungkap karena ibu kandung Bunga merasa heran melihat perkembangan tubuh putri kandungnya yang seperti orang hamil. Semula pelajar yang baru duduk di bangku kelas I SMU tersebut menolak menceritakan aib yang dialaminya.
Namun karena terus didesak, Bunga lalu mengaku dan mengatakan jika ia telah diperkosa dan digauli oleh ayahnya sendiri. Hal itu kontan membuat darah ibu korban mendidih dan seperti disambar petir bagai di siang bolong. Tak disangka, anak yang seharusnya dilimpahi dengan kasih sayang itu malah diberi aib.
Tidak mau masalah ini berlarut-larut, kasus cabul tersebut lalu dilaporkan ke polisi. Polisi yang menerima laporan pengaduan ibu korban langsung bergerak cepat, dan segera meringkus Sani dari kediamannya. Selanjutnya, orang tua mesum itu
dijebloskan ke penjara.
Dalam pemeriksaan sementara, Bunga mengaku telah hamil lima bulan. Perbuatan cabul itu dialami korban saat berada di kediaman tersangka.
Sejak usianya sepuluh tahun, ABG ini sudah dibawa oleh tersangka yang bercerai dari ibunya. Sementara sang ibu kini sudah kawin lagi dan punya dua anak dari suaminya yang lain.
Padahal menurut korban, di rumahnya tersebut ada nenek dan keluarganya yang lain dan tinggal bersama satu rumah. Namun tersangka yang dikenal juga sebagai preman Belawan ini nekad memperkosa dirinya.
"Ada keluarga juga di rumah saat bapak memperkosa aku. Kalau ku hitung-hitung, sudah lebih dari empat puluh kali aku digaulinya. Aku takut karena diancam terus dan malu bila diketahui oleh orang lain,"kata Bunga sedih.(ucok jabrik)