Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30

Newsletter
Subscribe to newsletter:



Kirim Keteman Anda | Versi Cetak | Komentar (0 posted)

Korban Penembakan di Labuhanbatu Dioutopsi di RSPM

By ucok on March 14,2008

 

Medan,SS
 Warga Aek Reso Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu, kembali menjadi korban pembunuhan dan perampokan di kediamannya, Selasa (11/3).
 Korban M Lubis tewas setelah ditembak pelaku di bagian pelipis kanan wajah, yang hingga kini belum tertangkap oleh petugas Polres Labuhanbatu.
 Akibat kejadian tragis itu, korban mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor Honda Supra dan handphone yang dibawa lari oleh pelaku.
 Diperkirakan jumlah pelaku perampokan berjumlah dua orang, di mana sebelum masuk ke rumah pria berumur sekitar 51 tahunitu, para pelaku terlebih dahulu mencongkel pintu belakang kediamannya pada dinihari.
 Aksi nekad para pelaku ternyata tidak diketahui dan bahkan ketika dilakukan penembakan istri korban, Boru Tobing maupun anaknya tidak mendengar adanya suara letupan senjata tajam di dalam kamar Lubis. 
 Untuk keperluan otopsi, mayat M Lubis  terpaksa dilarikan ke RSU dr Pirngadi Medan, Rabu (12/3).
 Menurut keterangan dari anak pertama korban, Darson Lubis di kamar mayat rumah sakit pemerintah Kota Medan
itu, pihak keluarga tidak mengetahui bahwa korban ditembak dan harta bendanya dirampok.
 Sebelum menghembuskan nafas terakhir, korban sempat dibawa ke RS di Labuhanbatu. Namun, di RS tersebut korban tak sempat mendapatkan pertolong medis, karena sudah kehabisan darah.
 Pihak keluarga mendesak  aparat penegak hukum untuk segera mengungkap dan meringkus para pelakunya. Saat wartawan mengkonfirmasikan hal ini kepada petugas Polres Labuhanbatu di RSU dr Pirngadi Medan,  mereka tidak mau berkomentar seputar kasus pembunuhan dan perampokan yang menimpa M Lubis. (ucok jabrik)


4 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 (total 0 votes)
Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita