Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

Newsletter
Subscribe to newsletter:



Kirim Keteman Anda | Versi Cetak | Komentar (0 posted)

Wabup Sergai Ir Soekirman: Irigasi merupakan suatu kebutuhan Petani

By ahmad on May 07,2007

Lebih dari Rp 276 M dana di gunakan untuk proyek bendungan Sei Ular Provinsi Sumatera Utara  yang akan mengairi areal persawahan sekitar 18.500 hektar di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Deli Serdang, Rencananya proyek tersbeut dikerjakan pada bulan Juni 2007 Demikian di ungkapkan  utusan Japan Bank International Coorporation (JBIC) Shoichiro Ban didampingi petugas Balai Irigasi Sei Ular Suhardi GS, ST pada Suara Sumut setelah  mengadakan pertemuan dengan Wakil Bupati Sergai H. Soekirman di ruang kerja Wakil Bupati di Sei Rampah, Selasa (1/5).Menurut Shoichiro  bahwa proyek raksasa yang dibiayai melalui pinjaman JBIC sebesar Rp 276 milyard dan pembebasan tanah dari APBD Provinsi Sumut senilai Rp 14,5 milyard dilaksanakan sesuai denganm LOAN Agreement antara Pemerintah Indonesia dengan pihak JBIC pada bulan Oktober 2002 lalu.Dikatakannya lagi dengan dimulainya proyek ini, menurut utusan JBIC itu maka sumber air irigasi untuk 10.000 hektar lebih areal persawahan di Sergai dan 8.000 hektar di Deli Serdang akan segera diwujudkan.Ditempat terpisah  Wakil Bupati Sergai H. Soekirman, Kadis PUD Ir. Yusran Safri, Plh. Kadis Pertanian & Peternakan Ir. Sri Erlinda Dewi pada Suara Sumut di ruang kerjanya mengatakan bahwa irigasi merupakan suatu  kebutuhan masyarakat petani di daerah ini. Oleh karenanya rencana JBIC dan Pemprovsu untuk segera mewujudkan proyek bendungan Sei Ular yang sudah lama didambakan masyarakat petani Sergai dan bahkan telah disosialisasikan sejak tahun 2003 lalu, kami sambut dengan baik ungkapnyaLanjutnya kita harus menyadari bahwa petani merupakan investor terbesar bagi pembangunan di Kabupaten Sergai. bayangkan, setiap musim tanaman masyarakat petani harus mengeluarkan dana untuk biaya produksi rata-rata Rp 3 juta/ha dan belum tentu berhasil panennya. Kalau irigasi di Sei Ular yang berlokasi di Desa Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi yang dapat mengairi sawah sekitar 18.500 hektar, maka dana yang dikeluarkan petani untuk produksi satu musim tanaman sebesar Rp 18.500 ha x Rp 3 juta = Rp 55,5 milyard dan untuk satu tahun mencapai Rp 111 milyardâ€Âujar SoekirmanDikatakannya lagi Sedangkan apabila produksi padi rata-rata mencapai 5 ton/ha dan harga gabah Rp 2.000,-/kg,  maka uang yang beredar setiap satu musim tanam mencapai: 18.500 ha x 5.000 kg x Rp 2.000,- = Rp 185 milyard untuk satu musim tanam dan kalau satu tahun dua kali musim tanam mencapai Rp 270 milyard, papar Wabup Ir. H. Soekirman.Dari perhitungan dan potensi tersebut maka wajar kalau Pemkab Sergai dan masyarakat petani di daerah ini sangat mendukung rencana pembangunan bendungan irigasi Sei Ular tersebut guna meningkatkan kesejahteraan petani, kata H. Soekirman (Ahmad) 

66 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 (total 1 votes)
Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita