Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

Newsletter
Subscribe to newsletter:



Kirim Keteman Anda | Versi Cetak | Komentar (0 posted)

8 Ramadhan Ummat Islam Tarawih,Cabup Deliserdang “Berdendang”

By Anto on September 10,2008

RAMADHAN tahun ini, persisnya menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tiga calon pemimpin Kabupaten Deliserdang memiliki kisah tersendiri. Saat ummat Islam masih tarawih di Mesjid Raya Al Mansun, ketiganya asyik berdendang.

 

Tempat mereka “berdendang” juga tidak jauh dari Mesjid Raya Al Mansun, hanya sekira 300 meter, yakni di Garuda Plaza Hotel.

Senin (8/9), sekira pukul 21.00 WIB, Cabup Deliserdang, Wagirin Arman, Ruben Tarigan dan T Ahmad Tala’a, bertemu di loby Garuda Plaza Hotel. Tidak tahu persis, apa agenda ketiganya malam itu.

Suara Sumut yang kebetulan berada di hotel tersebut mendengar suara berdendang yang tidak asing lagi. Betul, setelah mencari asal suara, ternyata terlihat Wagirin Arman berdendang. “Manalagi….”,demikian tembang kenangan yang dilantunkan Wagirin Arman tersebut.

Cabup Ruben Tarigan ternyata tidak mau kalah dengan saingan politiknya tersebut. Tembang berjudul “Cinta dan Permata” milik Benny Panjaitan pun ‘dihajarnya’.

T Ahmad Tala’a, yang didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga tidak mau kalah bersaing dengan Wagirin dan Ruben. Tembang kenangan “Dalam Kerinduan” dilantunkan Ahmad Tala’a yang akrab disapa Amek ini. Malah, Amek minta tambah lagu. “Satu lagi ya…”,tutur Amek.

                       

Terima Kasih Pada PCDS

Usai pertemuan ketiga Cabup tersebut, Suara Sumut sempat berbincang-bincang dengan Wagirin Arman. Hanya saja tidak ada pembicaraan menyangkut acara ‘dendang’ tersebut.

Wagirin Arman hanya bertutur tentang pengunduran diri Team relawan Pemuda Centre Deli Serdang (PCDS) sebagai relawan pemenangan H. Wagirin Arman.

 

 “Saya sangat berterima kasih sekali dengan masyarakat yang menamakan PCDS untuk mendukung dan memenangkan saya menjadi orang nomor satu di Deliserdang. Dan saya juga mengucapkan terima kasih dengan pemunduran diri PCDS dari team relawan saya”,ujarnya seraya mengatakan pembentukan PCDS adalah inisiatif dari masyarakat.

 

Kalaulah memang PCDS dibentuk dengan inisiatif masyarakat sendiri mengapa dari semua biaya pelantikan dan menempah baju kaos yang berlambangkan PCDS dan gambar dibiayai dirinya (Wagirin-red)?. Wagirin mengatakan, karena semua itu diminta sama mereka (PCDS-red).

 

 “Ya…, namanya mereka minta, masa tidak kita kasih, itu kan masyarakat kita”, ungkap

 

Wagirin mengatakan secara tegas, kalau PCDS mundur menjadi team relawan pemenangan dirinya, silahkan saja. Tetapi, Wagirin meminta kepada Ketua PCDS agar jangan membawa-bawa nama dengan mengatasnakaman team relawan pemenangan H. Wagirin Arman.***


9 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 (total 0 votes)
Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita